Langsung ke konten utama

Microsite!

Halo semuanya! Kalian pernah bertanya-tanya nggak sih, bagaimana brand besar seperti Coca-Cola dan SPBU Pertamina meningkatkan visibilitas dan penjualan mereka? Nah, dalam dunia bisnis strategi marketing yang efektif sangat penting untuk bersaing dengan kompetitor. Salah satu strategi yang bisa digunakan adalah membuat microsite.

Microsite adalah situs web khusus yang dirancang untuk meningkatkan brand awareness dan penjualan bisnis. Untuk mengetahui cara membuat microsite yang efektif, simak penjelasan berikutnya.

Apa itu Microsite?

Bayangkan microsite sebagai "mini website" yang didesain khusus untuk tujuan tertentu dalam strategi marketing atau bisnis Anda. Ini bukan website biasa—microsite diciptakan untuk menyajikan konten yang spesifik, mempromosikan produk, menginformasikan acara, atau menawarkan promo-promo menarik.

Manfaat Microsite

Microsite memungkinkan bisnis membuat konten yang berfokus pada satu produk, layanan, atau kampanye. Dengan microsite, kamu tidak perlu khawatir tentang laman beranda yang berantakan dan dapat fokus pada promosi, serta membuat konten yang akan membantu mendorong kesadaran dan meningkatkan konversi.

Kelebihan dan Kekurangannya

Kelebihan: Situs Mikro Dapat Membantu Pengunjung Fokus Pada Kampanye Pemasaran Kamu. Tentu, Anda dapat membuat spanduk khusus di beranda untuk meluncurkan kampanye baru. Sayangnya, banyak pengguna mungkin terganggu oleh tab, link, dan halaman produk di sekitarnya. 

Rata-rata rentang perhatian manusia hanya berlangsung selama delapan detik.

Meskipun kamu memiliki spanduk terkait kampanye yang cukup besar di beranda, elemen situs di sekitarnya mungkin mengalihkan perhatian pengunjung dari hal tersebut. Oleh karena itu, kurangnya kesadaran dan partisipasi. Dengan mengarahkan pengunjung ke situs mikro tertentu, Anda dapat menarik perhatian mereka sepenuhnya. 

Hal ini juga memaksa orang untuk fokus pada kampanye, tujuan, atau acara kamu. Beranda utama dirancang berdasarkan estetika kampanye, dan tab serta tautan di sekitarnya berisi informasi spesifik untuk meningkatkan kesadaran. Karena elemen situs lainnya telah dihilangkan, pengunjung dapat fokus pada ajakan bertindak atau kampanye pemasaran kamu.

Kontra: Situs Mikro Dapat Membingungkan Pengunjung. Setelah mengetahui manfaat tambahan dari memiliki situs mikro, Anda mungkin tergoda untuk meluncurkan lebih dari satu situs sehingga mereka dapat menyoroti beberapa kampanye. 

Hati-hati. Situs mikro harus digunakan dengan bijak. 

Pengguna baru yang pertama kali menemukan merek Anda mungkin tiba-tiba membuka situs mikro Anda. Pengunjung pertama kali ini mungkin mempelajari informasi khusus kampanye tanpa menemukan detail yang awalnya mereka cari. Jika mereka tidak dapat menjangkau situs utama Anda dengan mudah, mereka mungkin memutuskan untuk berbelanja di tempat lain. 

Penipuan ini juga penting untuk dipertimbangkan karena situs mikro bisa memakan banyak biaya, antara domain, desain, pemeliharaan, dan banyak lagi—Anda ingin memastikan Anda memiliki ROI yang baik untuk situs mikro Anda.

Kenapa Microsite Menarik?

Microsite sering kali diluncurkan untuk acara atau kampanye spesial yang memerlukan perhatian khusus. Biasanya, microsite berbeda dari website utama dan memiliki URL yang unik. Kenapa begitu? Karena microsite dirancang untuk tampil istimewa dan fokus pada tujuan jangka pendek.

Website vs Microsite: Apa Bedanya?

- Website Utama: Ini adalah pusat informasi yang luas dan umum tentang bisnis Anda. Website utama berfungsi untuk membangun kredibilitas dan memberikan informasi yang lengkap mengenai perusahaan Anda.

- Microsite: Fokusnya sempit dan sering kali bersifat sementara. Ini digunakan untuk kampanye tertentu atau promosi produk spesifik. Microsite dirancang untuk menarik perhatian khusus pada waktu tertentu dan mengarahkan audiens pada tujuan yang spesifik.

Contoh Kasus:

Misalkan Anda meluncurkan produk baru. Anda bisa membuat microsite yang hanya membahas produk tersebut—fitur, harga, testimonial, dan bagaimana cara membelinya. Ini memungkinkan Anda untuk membuat pengalaman yang lebih fokus dan mengesankan dibandingkan dengan hanya menggunakan website utama.

Jadi secara fungsi, website utama bertujuan untuk meningkatkan kredibilitas dan memberikan informasi umum mengenai bisnis. Sedangkan microsite bertujuan sebagai media kampanye atau promosi produk tertentu.

Contoh Microsite
Oke! Kita udah ngebahas tentang microsite tadi, jadi sekarang mari kita bahas apa aja sih contoh microsite yang ada? Agar kita bisa mendapatkan inspirasi dan dijadikan referensi!

1. dominosdxp.com (Domino's Pizza
Bagaimana jika Anda membayangkan mobil pengiriman pizza yang dirancang khusus untuk memanjakan lidah Anda dengan pizza panas dari oven langsung ke tangan? 

Domino's Pizza meluncurkan microsite di dominosdxp.com untuk memperkenalkan inovasi terbarunya: mobil pengiriman DXP. Mobil ini tidak hanya dimodifikasi untuk mengantarkan pizza, tetapi juga dilengkapi dengan oven di pintu kiri, ruang penyimpanan pizza, serta area khusus untuk minuman dan saus. 

Bisa dikatakan, Microsite ini bertujuan untuk menyoroti keunikan DXP dan meningkatkan brand awareness di kalangan publik.

2. Inside.Chanel.com (Chanel)


Chanel meluncurkan microsite bernama Inside Chanel dengan tujuan memperkuat brand awareness mereka. Situs ini menawarkan perjalanan mendalam ke dalam sejarah merek ikonik tersebut, menampilkan koleksi produk klasik, lokasi pemotretan yang legendaris, dan tokoh-tokoh berpengaruh di baliknya.

Pengunjung dapat mengeksplorasi foto dan video dalam format chapter yang elegan, menyajikan tampilan sederhana namun memancarkan keanggunan khas Chanel.

3. Listeningtogether.atspotify.com (Spotify)


Microsite Listening Together di Spotify menawarkan pengalaman unik yang menghubungkan pendengar dari seluruh dunia dalam satu alunan musik. Dengan tampilan interaktif berupa globe yang menampilkan lagu-lagu populer yang diputar di berbagai negara, pengguna dapat merasakan bagaimana musik menyatukan kita secara global. 

Kampanye ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat citra Spotify sebagai aplikasi musik yang menghibur di rumah, tetapi juga melibatkan artis-artis ternama seperti Selena Gomez dengan playlist "Cooking Together" dan Normani dengan "Working Out Together."

Jenis-Jenis Microsite

Microsite adalah website mini yang dirancang khusus untuk mempromosikan produk atau layanan baru. Mari kita jelajahi berbagai jenis microsite yang dapat memikat perhatian dan meningkatkan brand awareness:

1. Microsite Sementara
Microsite sementara berfungsi untuk kampanye atau promosi jangka pendek. Biasanya, microsite ini dirancang untuk mendukung event atau peluncuran produk, dan berisi konten seperti video promosi, artikel, dan informasi acara.

Nama microsite sering kali mencerminkan kampanye tersebut. Contoh yang menonjol adalah www.sunsilkbeautycamp.com. Microsite ini dibuat oleh Sunsilk untuk mendukung Sunsilk Beauty Camp, sebuah inisiatif yang memperkenalkan produk Sunsilk di kampus-kampus di Indonesia. Semua kegiatan dan informasi seputar acara ini ditampilkan di situs tersebut, dan microsite ini biasanya dihapus setelah kampanye berakhir.

2. Microsite Permanen

Berbeda dari microsite sementara, microsite permanen dirancang untuk digunakan dalam jangka waktu yang lebih lama. Situs ini bukan hanya untuk kampanye, tetapi juga berfungsi sebagai platform untuk publikasi konten secara reguler.

Contohnya adalah Red Bulletin dari Red Bull. Microsite ini berfungsi sebagai majalah online yang mengunggah konten-konten terbaru tentang produk dan aktivitas Red Bull. Dengan cara ini, Red Bull membangun brand awareness yang berkelanjutan dan terus terhubung dengan audiens mereka melalui konten yang menarik dan informatif.

Cara Membuat Microsite

Setelah mengetahui apa itu microsite dan jenis atau contoh-contohnya, kini saatnya kita membahas bagaimana cara membuat microsite gratis dengan mudah. Tak usah berlama-lama lagi, langsung saja simak penjelasan dibawah ini!

1. Buat Nama Domain Sesuai Kampanye
Microsite adalah media untuk kampanye, karena itu tak ada salahnya jika kamu mendaftarkan domain baru sesuai kampanye yang akan dilakukan. Dengan begitu, situs website mini tersebut bisa lebih fokus pada kegiatan kampanye terbaru.

2. Pilih Web Hosting Terbaik
Setelah menentukan nama domain, kini saatnya kamu memilih web hosting. Jangan memilih provider hosting sembarangan, pastikan layanan yang dipilih memberikan support selama 24 jam dan bisa membuat website mini diakses tanpa kendala.

3. Install WordPress
Lankah seanjutnya adalah menginstall CMS WordPress agr microsite memiliki berbagai fitur dan terlihat lebih menarik. Jika menggunakan jasa Bamaha Digital kamu bisa memanfaatkan one click install untuk memasangnya.

4. Pilih Tema Menarik Sesuai dengan Bisnis
Jangan lupa untuk menentukan tema agar website terlihat kredibel, berkualitas dan menarik. Buat tema yang tidak berbelit, agar pengguna dapat dengan mudah membaca semua pesan yang ingin kamu sampaikan.

Cara menginstal tema WordPress yaitu:

1. Buka Dashboard klik Appearance
2. Lalu klik Add New
3. Kemudian pilih tema dan klik install
4. Setelah itu klik Active untuk menerapkan tema pada website

5. Install Plugin
Untuk mendukung kegiatan kampanye, jangan lupa install plugin agar performa website dapat meningkat sehingga kampanye akan lebih cepat mendapatkan hasil yang positif.

Beberapa plugin tersebut yaitu Yoast SEO, Mailchimp untuk email marketing dan Jetpack untuk sistem keamanan.

6. Optimasi SEO Microsite
Sama halnya dengan website utama, kamu juga harus mengoptimasi SEO terhadap microsite. Karena dengan begitu, kamu bisa dengan mudah mendapatkan hasil yang diinginkan.

Kesimpulan 

Jika kamu ingin membuat microsite, pikirkan tujuan yang ingin kamu capai. Kemudian, buat konten yang menarik untuk mendorong pengunjung terlibat. 

Buat situs mikro yang memiliki desain menarik dan memberikan pengalaman yang lancar untuk lebih melibatkan pengguna. 

Dengan mengetahui langkah-langkah yang tepat, Anda juga dapat merancang situs mikro yang akan disukai audiens target kamu. 

Bagaimana kamu akan menggunakan situs mikro?

Postingan populer dari blog ini

Kenangan Indah di SMANTA

Halo semuanya! SMA Negeri 3 Pontianak merupakan salah satu sekolah menengah atas Negeri yang berada di kota Pontianak, Kalimantan Barat, Indonesia. Dan merupakan sekolah yang sedang aku tempati! Kali ini aku mau menunjukkan beberapa foto kegiatan yang telah kulakukan di SMANTA! Kegiatan Pentas Seni saat kelas 10! Meski fotonya ngeblur, namun ini merupakan kondisi kelasku saat kami sedang mempersiapkan barang untuk kegiatan pentas seni pada kelas 10. Kegiatan Api Unggun saat Kemah Pramuka! Merupakan salah satu aktivitas di Pramuka saat berkemah. Yakni penghidupan api unggun. Mading P5 kelas 10! Ini merupakan hasil dari Mading kelompok ku saat P5! Itu saja foto yang saya miliki, namun kegiatan di SMANTA sangat memorable bagiku. Ada konser yang dilaksanakan saat pro smanta tahun lalu dan berbagai macam!